Popular Posts
-
Dalam kehidupan sehari-hari kita melihat dari sekian banyak manusia semua mempunyai perilaku yang berbeda-beda,, pertanyaannya mengapa dem...
-
Sed at turpis vel ipsum adipiscing viverra eu eget nisi. Praesent neque turpis, volutpat ultrices porta sit amet, tempus...
-
Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Sed et faucibus mi. In hendrerit...
Minggu, 28 Juli 2013
Minggu, Juli 28, 2013
| Dipublikasikan oleh
Unknown
|
Nabi Nuh adalah nabi keempat sesudah Adam,
Syith dan Idris dan keturunan kesembilan dari Nabi Adam. Ayahnya adalah Lamik
bin Metusyalih bin Idris.
Dakwah Nabi Nuh Kepada Kaumnya
Nabi Nuh menerima wahyu kenabian dari Allah dalam masa "fatrah" masa kekosongan di antara dua rasul di mana biasanya manusia secara berangsur-angsur melupakan ajaran agama yang dibawa oleh nabi yang meninggalkan mereka dan kembali bersyirik meninggalkan amal kebajikan, melakukan kemungkaran dan kemaksiatan di bawah pimpinan Iblis.
Dakwah Nabi Nuh Kepada Kaumnya
Nabi Nuh menerima wahyu kenabian dari Allah dalam masa "fatrah" masa kekosongan di antara dua rasul di mana biasanya manusia secara berangsur-angsur melupakan ajaran agama yang dibawa oleh nabi yang meninggalkan mereka dan kembali bersyirik meninggalkan amal kebajikan, melakukan kemungkaran dan kemaksiatan di bawah pimpinan Iblis.
Kategori:cerita para nabi | 0
komentar
Minggu, Juli 28, 2013
| Dipublikasikan oleh
Unknown
|
Setelah Allah SWT. menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya
dan tumbuh - tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan
bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah
sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara
Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka
tibalah kehendak Allah SWT. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan
menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya, mengelola
kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun
waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Kategori:Cerita islami,cerita para nabi | 0
komentar
Rabu, 24 Juli 2013
Rabu, Juli 24, 2013
| Dipublikasikan oleh
Unknown
|
Dalam
kehidupan sehari-hari kita melihat dari sekian banyak manusia semua
mempunyai perilaku yang berbeda-beda,, pertanyaannya mengapa demikian..?
jawabannya Nafsu,,
Nafsu adalah sebuah kekuatan emosional yang langsung berkaitan dengan pemikiran atau fantasi tentang hasrat seseorang
Hawa nafsu terdiri dari dua kata: hawa (الهوى) dan nafsu (النفس).
Dalam
bahasa Melayu, 'nafsu' bermakna keinginan, kecenderungan atau dorongan
hati yang kuat. Jika ditambah dengan kata hawa (=hawa nafsu), biasanya
dikaitkan dengan dorongan hati yang kuat untuk melakukan perkara yang
tidak baik. Adakalanya bermakna selera, jika dihubungkan dengan makanan.
Nafsu syahwat pula berarti keberahian atau keinginan bersetubuh.
Langganan:
Komentar
(Atom)

